Rabu, 31 Agustus 2011

MENATA HATI KUATKAN IMAN

Doa Perpisahan dengan Bulan Ramadhan

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

Ya Allah, wahai Dia yang tidak mengharapkan balasan
Wahai Dia yang tidak menyesali pemberian
Wahai Dia yang tidak membalas dengan setimpal
Anugrah-Mu permulaan, ampunan-Mu kebaikan, siksa-Mu keadilan, ketentuan-Mu sebaik-baik pilihan.

Jika Engkau memberi tidak Kaucemari dengan tuntutan. Jika Engkau menahan tidak Kautahan pemberian-Mu dengan kezaliman.

Engkau syukuri orang yang bersyukur pada-Mu. Padahal Kauilhamkan padanya
mensyukuri-Mu.

Kaubalas orang yang bersyukur pada-Mu. Padahal Kauajarkan padanya memuji-Mu.

Kausembunyikan aib orang yang kalau Kaukehendaki Kaudapat mempermalukannya. Kau sangat pemurah kepada orang yang kalau Kaukehendaki Kaudapat menahannya. Keduanya layak Kaupermalukan atau Kautahan. Namun Kautegakkan perbuatan-Mu atas karunia, Kau alirkan kuasa-Mu atas ampunan.

Engkau sambut orang yang menentang-Mu dengan santun. Engkau biarkan orang yang berbuat zalim pada dirinya. Engkau tunggu mereka dengan sabar sampai mereka kembali kepada-Mu. Engkau tahan mereka untuk tidak segera bertaubat supaya yang binasa tidak binasa karena-Mu, dan orang yang celaka tidak celaka karena nikmat-Mu. Tetapi hanya setelah Engkau lama membiarkan mereka dan setelah Kausampaikan rangkaian bukti atas mereka, sebagai kemurahan ampunan-Mu wahai Yang Maha Pemurah, sebagai anugrah kelembutan-Mu wahai Yang Maha Santun.

Engkaulah yang membukakan kepada hamba-hamba-Mu pintu menuju maaf-Mu. Engkau namakan pintu itu taubat. Engkau berikan petunjuk dari wahyu-Mu kea rah pintu itu supaya mereka tidak tersesat dari situ. Engkau berfirman: “Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang tulus, semoga Tuhanmu akan menghapus kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.”

Pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia, sedangkan cahaya mereka memancar di hadapan mereka dan di sebelah kanan mereka, seraya mereka berkata: Ya Tuhan kami, sempurnakan bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (At-Tahrim, 66: 8)

Apalagi alasan orang yang alpa memasuki  rumah itu setelah pintu dibukakan dan petunjuk ditegakkan.

Engkaulah yang menahan harga untuk hamba-hamba-Mu. Kauingin mereka berlaba dalam berniaga dengan-Mu dan beruntung berkunjung kepada-Mu. Maka Engkau berfirman Mahamulia dan Mahatinggi nama-Mu: “barangsiapa yang membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya, dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya.” (Al-An’am, 6: 160)

Engkau berfirman: “Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Pada setiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.” (Al-Baqarah: 261)

Engkau berfirman: “Barangsiapa meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, Allah akan melipat-gandakan baginya berkali-kali lipat.” (Al-Baqarah: 245). Dan ayat-ayat seperti itu dalam Al-Qur’an tentang kebaikan yang dilipat-gandakan.

Engkau yang menunjuki mereka dengan firman-Mu dan dorongan-Mu yang di dalamnya keberuntungan mereka, yang sekiranya Kaututupkan dari mereka, mata mereka tidak melihatnya, telinga mereka tidak mendengarnya, khayal mereka tidak menangkapnya. Maka Engkau berfirman: “Ingatlah Aku, Aku pasti mengingatmu. Bersyukurlah pada-Ku dan jangan ingkar.” (Al-Baqarah: 152).

Engkau juga berfirman: “Jika kamu bersyukur, niscaya Aku tambahi kamu. Jika kamu ingkar, sungguh azab-Ku sangat pedih.” (Ibrahim, 14: 7)

Engkau berfirman: Berdoalah kamu kepada-Ku
Akan Aku jawab doamu. Sungguh orang-orang yang sombong dari ibadat kepada-Ku, mereka akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina (Al-Mukmin: 60)
Engkau namakan doa kepada-Mu sebagai ibadah, meninggalkannya kesombongan
Engkau ancam orang yang meninggalkannya masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina.

Sehingga
Mereka mengingat-Mu karena karunia-Mu
Mereka bersyukur kepada-Mu karena anugrah-Mu
Mereka menyeru-Mu karena perintah-Mu
Mereka bersedekah karena karena-Mu
   karena mengharapkan tambahan-Mu
Di situ keselamatan mereka dari murka-Mu
Dan kebahagiaan mereka dengan ridha-Mu
(Kitab Ash-Shahifah As-Sajjadiyah doa ke 45)
 
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1432 H
Mohon Maaf & Lahir atas salah dan dosa
Yang disengaja dan yang tidak disengaja

Wassalam
Syamsuri Rifai

http://shalatdoa.blogspot.com
http://syamsuri149.wordpress.com
http://www.tokoku99.com/product-islami/e-book.html

Selasa, 30 Agustus 2011

OPINI

BERHARI RAYA DENGAN PEMERINTAH

 BERHARI RAYA DENGAN PEMERINTAH
Mentaati & mematuhi Pemerintah Muslim adalah salah satu landasan aqidah Ahlu Sunnah wal Jama'ah.
Hasan al-Bashri rahimahulloh berkata tentang para penguasa: "Mereka memegang 5 urusan kita, yaitu: Jum'at, Jama'ah, Hari Raya, menjaga perbatasan & menegakkan hukum. Demi Alloh, tidak akan tegak agama, kecuali dengan mereka, sekalipun mereka berlaku zhalim. Demi Alloh, apa yang Alloh perbaiki melalui mereka, itu lebih banyak dari apa yang mereka rusak. Bagaimanapun, demi Alloh, mentaati mereka suatu keharusan. Dan menyelisihi mereka merupakan perbuatan kufur."

Abdullah bin Mas'ud radhiyallohu 'anhu berkata: "Berselisih itu semuanya buruk."

Syaikh Abdul Aziz bin Baz berkata: "Setiap Muslim, hendaklah berpuasa bersama dengan negara tempat ia tinggal & berbuka dengannya, sesuai sabda Nabi: "Puasa adalah hari semua kalian berpuasa. Dan berbuka adalah ketika semua kalian berbuka."
[As-Sunnah Edisi 7 Th. 1425H]

Beberapa FATWA SEPUTAR BERHARI RAYA DENGAN PEMERINTAH

A .FATWA SYAIKHUL ISLAM IBNU TAIMIYAH
Pertanyaan
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya : Tentang sebagian penduduk sebuah kota melihat hilal Dzul Hijjah. Tetapi tidak diakui oleh Pemerintah kota. Apakah mereka berpuasa yang zhahirnya tanggal 9 (Dzul Hijjah), padahal yang sebenarnya 10 (Dzul Hijjah)?
Jawaban
Benar. Mereka harus berpuasa pada (tanggal) 9 yang secara zhahir diketahui mereka, sekalipun hakikatnya pada (hari tersebut) adalah 10 (Dzul Hijjah), jika memang ru’yah mereka benar. Sesungguhnya di dalam Sunnah (disebutkan) dari Abu Hurairah, dari Nabi, Beliau bersabda.
“Artinya : Puasa kalian adalah pada hari kalian berpuasa. Dan berbuka kalian, ialah pada hari kalian berbuka. Dan hari penyembelihan kalian, ialah hari ketika kalian (semua) menyembelih [1] [Dikeluarkan oleh Abu Dawud, Ibnu Majah, Tirmidzi dan dishahihkannya]

Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, beliau berkata : Rasulullah telah bersabda, “(Idul) Fitri, (yaitu) ketika semua manusia berbuka. Dan Idul Adha, (yaitu) ketika semua orang menyembelih” [Diriwayatkan oleh Tirmidzi]
Dan perbuatan ini yang berlaku di semua kalangan imam kaum muslimin [2]

Dalam permasalahan puasa, Syaikh Al-Albani rahimahullah berkata : Saya berpendapat bahwa masyarakat di setiap negeri berpuasa dengan pemerintahnya, tidak berpecah belah, sebagian berpuasa dengan negaranya dan sebagian (lainnya) berpuasa dengan negara lain (baik puasanya tersebut mendahului yang lainnya atau terlambat) karena akan memperluas perselisihan di masyarakat, sebagaimana yang terjadi di sebagian negara Arab. Wallahull Musta’an. [3]

B. FATWA SYAIKH ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ RAHIMAHULLAH
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Saya dari Asia Tenggara. Tahun Hijriah kami terlambat satu hari dibandingkan dengan Kerajaan Arab Saudi. Dan kami para mahasiswa akan bersafar pada bulan Ramadhan tahun ini. Rasulullah bersabda : “Puasalah kalian dengan melihatnya (hilal, -pen) dan berbukalah kalian dengan melihatnya ….” Sampai akhir hadits.
Kami telah memulai puasa di Kerajaan Arab Saudi, kemudian akan bersafar ke negara kami pada bulan Ramadhan. Dan di penghujung Ramadhan, puasa kami menjadi 31 hari.
Pertanyaan kami, bagaimana hukum puasa kami dan berapa hari kami harus berpuasa ?
Jawaban:
Jika anda berpuasa di Saudi atau di tempat lainnya, kemudian sisanya berpuasa di negara anda, maka berbukalah bersama mereka (yaitu berhari raya bersama mereka, pen), sekalipun berlebih dari tiga puluh hari. (Ini) sesuai dengan sabda Rasulullah : Puasa adalah hari semua kalian berpuasa. Dan berbuka adalah ketika semua kalian berbuka”. Akan tetapi jika tidak sampai 29 hari, maka hendaklah disempurnakan, karena bulan tidak akan kurang dari 29 hari. Wallahu Waliyyut Taufiq [4]

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Jika telah pasti masuk bulan Ramadhan di salah satu negara Islam, seperti Kerajaan Arab Saudi, dan selanjutnya negara tersebut mengumumkannya, akan tetapi di negara yang saya tempati belum diumumkan masuknya bulan Ramadhan, bagaimanakah hukumnya ? Apakah kami berpuasa cukup dengan terlihatnya di Saudi ? Atau kami berbuka dan berpuasa dengan mereka (negara saya, red), ketika mereka mengumumkan masuknya bulan Ramadhan ? Begitu juga denan permasalahan masuknya bulan Syawal, yaitu hari ‘Ied. Bagaimana hukumnya jika dua negara berselisih. Semoga Allah membalas dengan sebaik balasan dari kami dan dari kaum muslimin.
Jawaban
Setiap muslim, hendaklah berpuasa bersama dengan negara tempat ia tinggal, dan berbuka dengannya, sesuai sabda Nabi : Puasa kalian adalah pada hari kalian berpuasa. Dan berbuka kalian, ialah pada hari kalian berbuka. Dan hari penyembelihan kalian, ialah hari ketika kalian (semua) menyembelih”
Wa Billahi Taufiq [5]

C. FATWA SYAIKH SHALIH AL-FAUZAN HAFIZHAHULLAH
Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan ditanya : Jika telah pasti masuknya bulan Ramadhan di suatu negara Islam, seperti kerajaan Arab Saudi, sedangkan di negara lain belum diumumkan tentang masuknya, bagaimana hukumnya? Apakah kami berpuasa dengan kerajaan ? Bagaimana permasalahan ini. Jika terjadi perbedaan pada dua negara?
Jawaban
Setiap muslim berpuasa dan berbuka bersama dengan kaum muslimin yang ada di negaranya. Hendaklah kaum muslimin memperhatikan ru’yah hilal di negara tempat mereka tinggal di sana, dan agar tidak berpuasa dengan ru’yah negara yang jauh dari negara mereka, karena mathla’ berbeda-beda. Jika misalkan sebagian muslimin berada di negara yang bukan Islam dan di sekitar mereka tidak ada yang memperhatikan ru’yah hilal (maka dalam hal ini) tidak mengapa mereka berpuasa dengan kerajaan Arab Saudi.[6]

D. FATWA LAJNAH DA’IMAH LIL BUHUTS ILMIAH WAL IFTWA ARAB SAUDI
Pertanyaan.
Lajnah Da’imah Lil Buhuts Ilmiah Wal Ifta ditanya : Bagaimana pendapat Islam tentang perselisihan hari raya kaum muslimin, yaitu Idul Fithri dan Iedul Adha ? Perlu diketahui, hal ini dapat menyebabkan berpuasa pada hari yang diharamkan berpuasa, yaitu hari raya Iedul Fithri atau berbuka pada hari diwajibkan berpuasa? Kami mengharapkan jawaban tuntas tentang permasalahan yang penting ini, yang dapat kami jadikan alasan di hadapan Allah. Jika terjadi perselisihan, kemungkinan bisa dua hari, (atau) kemungkinan tiga hari. Seandainya Islam menolak perselisihan, bagaimana jalan yang benar untuk menyatukan hari raya kaum Muslimin ?
Jawaban
Para ulama sepakat bahwa Mathla’ Hilal berbeda-beda. Dan hal itu diketahui dengan panca indera dan akal. Akan tetapi mereka berselisih dalam memberlakukan atau tidaknya dalam memulai puasa Ramadhan dan mengakhirinya. Ada dua pendapat :

Pertama.
Diantara imam fiqih berpendapat, bahwa berbedanya Mathla berlaku dalam menentukan permulaan puasa dan penghabisannya.

Kedua.
Diantara mereka tidak memberlakukannya, dan setiap kelompok berdalil dengan Kitab, Sunnah serta Qias
Dan kadang-kadang, kedua kelompok berdalil dengan satu nash, karena ada persamaan dalam beristidlal (berdalil), seperti firman Allah Ta’ala:  Barangsiapa diantara kalian yang menyaksikan bulan, maka berpuasalah” [Al-Baqarah : 185]
FirmanNya: Mereka bertanya tentang hilal. Katakanlah : Sesungguhnya ia adalah penentu waktu bagi manusia” [Al-Baqarah : 189]
Dan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :  Berpuasalah kalian dengan melihatnya, dan berbukalah dengan melihatnya”
Itu semua karena perbedaan mereka dalam memahami nash dalam mengambil istidlal dengannya.

Kesimpulannya.
Permasalahan yang ditanyakan masuk ke dalam wilayah ijtihad. Oleh karenanya, para ulama -baik yang terdahulu maupun yang sekarang- telah berselisih. Dan tidak mengapa, bagi penduduk negeri manapun, jika tidak melihat hilal pada malam ketiga puluh untuk mengambil hilal yang bukan mathla mereka, jika kiranya mereka benar-benar telah melihatnya.
Jika sesama mereka berselisih juga, maka hendaklah mereka mengambil keputusan pemerintah negaranya –jika seandainya pemerintah mereka Muslim-. Karena, keputusannya dengan mengambil salah satu dari dua pendapat, akan mengangkat perselisihan. Dalam hal ini umat wajib mengamalkannya. Dan jika pemerintahannya tidak muslim, maka mereka mengambil pendapat Majlis Islamic Center yanga ada di Negara mereka, untuk menjaga persatuan dalam berpuasa Ramadhan dan shalat ‘Ied.

Semoga Allah memberi taufiq, dan semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada Nabi, keluarga dan para sahabatnya.
Tertanda : Wakil Ketua : Abdur Razzaq Afifi. Anngota ; Abdullah bin Ghudayyan, Abdullah bin Mani. [7]

[Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 07/Tahun VIII/1425H/2004M, Dikutip Dari Fatwa-Fatwa Seputar Hari Raya Dengan Pemerintah, Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah, Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km 8, Selokaton Gondangrejo - Solo]
__________
Foote Note
[1]. HR Tirmidzi, Bab Ma Ja-a Annal Fithra Yauma Tafthurun, Sunan dengan Tuhfah (3/382, 383
[2]. Majmu Fatawa (25/202)
[3]. Tamamul Minnah, hal. 398
[4]. Fatawa Ramadhan 1/145
[5]. Fatawa Ramadhan 1/112
[6]. Al-Muntaqa Min Fatawa Syaikh Shalih bin Fauzan 3/124
[7]. Fatawa Ramadhan 1/117
Courtesy of: Almanhaj.or.id

Salam,
Rifki Bakhtiar
Bekerja di konsultan 
Belajar di Jurusan Akuntansi di Universitas Diponegoro
Alumni SMA5 Semarang
Dari Kota Semarang

Senin, 29 Agustus 2011

OPINI

Monopoli 1 Syawal

 
Dialah (Allah) yang telah menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dia telah menetapkan baginya (bulan itu) lintasan-lintasan, agar kalian bilangan tahun dan hisab (perhitungan ilmu falaq). QS Yunus: 5

Selama hidup di Kota Mataram saya terbiasa mengikuti ketetapan 1 Syawal via pesan pendek dari beberapa kawan pergerakan (harokah). Isi pesan pendek tersebut tentu dari kawan pergerakan yang tinggal di negara lain sudah melihat hilal. Tapi beda setelah tinggal di sini, Desa Kelayu. Tiap malam secara individu, masyarakat Desa Kelayu terbiasa melihat perubahan bulan untuk menentukan 1 Syawal.

Kata Nabi Besar Muhammad shallallah alaihi wa sallam, patokan melihat Al Hilal mengawali puasa Ramadhan dan mengakhirinya adalah dengan rukyah al hilal (melihat bulan baru).

Dalam beberapa hadits Rasulullah shallallah alaihi wa sallam mengatakan, “Berpuasalah kalian dengan melihatnya (al hilal), dan berbukalah kalian (di awal Syawal) dengan melihatnya. Maka jika ia (hilal itu) terhalangi dari pandangan kalian, maka lengkapkan bilangan Sya'ban sampai 30 hari" (HR. Bukhari).

Matahari dan bulan memang dapat dijadikan ukuran perhitungan waktu, karena ketepatan rotasi dan revolusi sehingga terjadinya gerhana matahari dan gerhana bulan dapat diprediksi beberapa bulan sebelum terjadi.
Bila bulan sudah cukup memenuhi kriteria tanda awal Bulan Syawal 1430 H, seperti keterangan Ka Astronomi FMIPA ITB Dr. Moedji Raharto, maka awal Syawal 1430 H jatuh pada 19 September 2009 setelah maghrib dan shalat Ied 1430 H pada hari Ahad tanggal 20 September 2009.

Namun di negeri ini sering banget jumlah hari Ramadhan 30 hari. Padahal bila rukyatul hilal di suatu negeri Muslim telah terlihat maka hal tersebut bisa menjadi patokan bagi negeri-negeri lain untuk mengikutinya.
Umat Islam sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW dalam menentukan patokan penanggalan adalah revolusi dan rotasi bulan yang disebut Bulan Sinodis, yaitu 29,5 hari. Karena itulah penanggalan bulan Hijriyah adalah 6 bulan 28 hari, dan 6 bulan 29 hari selang-seling (artinya kalau bulan Sya'ban 30 hari berarti bulan Ramadhan 29 hari dan bulan Syawal 30 hari, dan seterusnya), sehingga satu tahun komariyah adalah (6x29) + (6x30) = 354 hari. Karena ketepatan inilah seharusnya umat Islam tidak ragu dalam menentukan awal dan akhir Ramadhan.

Sedangkan metode rukyat yang tertuang dalam hadits Rasulullah SAW, H.R. Bukhari-Muslim tentang menggenapkan bulan menjadi 30 hari memang pernah dilakukan. Rasulullah SAW puasa 29 hari dari 9 kali Ramadhan, puasa 30 hari 1 kali karena tidak melihat bulan.
Di jaman Rasulullah SAW tentunya ilmu astronomi belum sehebat sekarang, sehingga metode hisab yang digunakan pun masih manual, seperti tertuang dalam hadits tersebut.
Tapi disayangkan, seringkali memulai puasa Ramadhan dan mengakhirinya tidak sesuai dengan suara minoritas Muslim yang benar telah melihat al hilal, atau mendengar kabar hilal di negara lain.

Keputusan Pemerintah berbeda dengan suara minoritas Muslim selama ini, karena keputusan pemerintah masih diartikan sebagai keputusan mutlak benar dan harus ditaati oleh rakyat Indonesia.

Padahal sejak dimulainya berpuasa Ramadhan, sejak tahun ke-2 Hijriyah, selama di Madinah, Rasulullah lebih sering berpuasa 29 hari, dan hanya sekali saja berpuasa genap 30 hari, karena gagal melihat al hilal.

Sedangkan, di Kerajaan Saudi, berpuasa 29 hari bukanlah hal aneh. Mereka biasa berpuasa seperti itu, dan lebih jarang berpuasa 30 hari. Artinya, usaha melihat al hilal juga lebih banyak suksesnya, daripada gagalnya.

Tapi di Indonesia lain lagi. Mayoritas puasa di negeri kita 30 hari, jarang sekali 29 hari. Padahal panjang wilayah Indonesia jauh lebih panjang daripada Kerajaan Saudi. Ini menjadi pertanyaan yang penuh misteri.
Satu kelemahan fundamental penentuan rukyatul hilal di Indonesia adalah pihak yang berhak melihat hilal itu hanyalah orang-orang tertentu yang ditunjuk oleh negara, dengan Surat Keputusan, fasilitas, serta honor tertentu. Adapun kaum Muslimin yang melihat secara mandiri alias swasta tidak akan diterima hasil penglihatannya, meskipun dia Muslim yang adil dan benar-benar telah melihat al hilal.

Kalau merujuk ke sistem kaum Muslimin di masa Rasulullah, setiap Muslim yang benar-benar telah melihat al hilal, bisa diterima kesaksiannya. Dan proses melihat al hilal itu tidak harus dimonopoli oleh Pemerintah. Semua Muslim boleh melihat dengan caranya masing-masing dan di tempat masing-masing.

Penetapan 1 Syawal dalam proses pengamatan al hilal sejatinya tidak menjadi monopoli badan tertentu. Ia bebas milik umat Islam dan melibatkan siapapun yang mampu dan sempat melakukannya. Jangan sampai, ketika ada seseorang yang telah melihat al hilal, hanya karena dia tidak tergabung dalam panitia rukyatul hilal, pengamatannya ditolak.
Semarang, 29 Agustus 2011 jam 19:24
Salam,
Wakil Sekretaris di Koperasi Karang Taruna Kecamatan Semarang Utara
Jurusan PERIKANAN di Universitas Diponegoro
Alumni SMA 5 Semarang
Tinggal di Kota Semarang 


Minggu, 28 Agustus 2011

SANG MUALAF


Kisah Singkat Sigit Nugroho, Dahulu Atheis Kini Ketua Talk Show Ramadhan 2011

Jumat, 26 Agustus 2011 15:59 WIB
Kisah Singkat Sigit Nugroho, Dahulu Atheis Kini Ketua Talk Show Ramadhan 2011REPUBLIKA.CO.ID, Sore itu di gedung Fatahilah Masjid Sunda Kelapa (Sabtu, 13 Agustus 2011) sebuah kegiatan diskusi digelar dengan tema Kesalehan Sosial. Diskusi itu dihadiri oleh para mualaf.

Dalam acara tersebut ada salah satu anggota yang cukup menarik perhatian. Dia adalah Sigit Nugroho Wartawan senior Bola yang memiliki jaringan luas di tingkat Internasional. Ia adalah seorang mualaf yang kini mendirikan OLE!.

Pria kelahiran Semarang, 6 Oktober 1965 ini adalah anak tunggal dari pasangan Letkol Pol Djati Koenjtono(Alm) dan Soeharsi. Selain sebagai seorang wartawan ia juga berfrofesi sebagai komentator olah raga disejumlah stasiun televisi swasta dan juga stasiun tv nasional.

Sigit mengaku sudah dua tahun memeluk Islam. Sebelum memilih Islam, ia sebelumnya telah melewati tiga fase agama dalam kehidupannya.

Pertama ia dulu seorang yang tidak beragama (atheis), kemudian ia masuk menjadi orang khatolik. Tak beberapa lama kemudian ia keluar dari agama tersebut dan kemudian menjadi seorang Muslim

Kini Sigit mengakui lebih giat untuk memperdalam ajaran agama islam dan tidak akan mempermainkan agama seperti sebelumnya. Ada pengalaman religi yang ia ungkapkan setelah dirinya memeluk agama Islam.

Ia mengaku dahulu sebelum dirinya menjadi seorang mualaf, ia merasakan ketidaktenangan dalam hidup. Tak hanya itu, ia merasa uang hasil kerjanya tak bisa dinikmati dengan baik karena membuat tubuh jadi panas.

Namun kini setelah ia masuk dan memeluk agama islam, ia merasakan ketenangan dalam hidup dan uang hasil kerjanya dapat dinikmati tanpa ada keganjilan.

Setelah benar-benar mencoba menjadi seorang Muslim yang taat ibadah dan mempunyai pengetahuan agama, Sigit merasakan kedamaian dan ketenangan jiwa dalam menjalani kehidupan. "Islam menjadikann saya pribadi yang sabar dan ikhlas dalam menghadapi setiap ujian dan cobaan," ujarnya.

Dahulu. tutur Sigit, ia selalu menyerah dalam menghadapi setiap masalah yang sedang dihadapinya. Ia juga mengaku tidak mempunyai seorang teman pun untuk membantunya mencari jalan keluar dari setiap masalah yang dihadapinya.

Kini setelah menjadi seorang Muslim ia mempunyai banyak teman dan selalu terbantu dalam memecahkan permasalah yang ada dalam kehidupannya. Diisinilah ia mengetahui arti islam yang sebenarnya.

Ramadhan selalu dimaknai Sigit sebagai bulan yang sangat istimewa, karena pada saat bulan suci ini, ia bisa lebih bersabar dalam menghadapi setiap permasalahan yang datang. Kondisi itu menjadikan dirinya mempunyai ketegaran iman yang kuat dalam memaknai kehidupan yang baru sebagai seorang muslim.

Ramadhan kali ini ia juga mempunyai tugas yang cukup berat namun sekaligus pengalaman cukup berarti. Pasalnya ia menjadi ketua umum dalam acara kegiatan Talk Show Ramadhan 2011 yang diadakan bersama para mualaf yang ada di Jakarta.

Dalam penggalangan dana, ternyata ia mengalami kesulitan. “Untuk urusan agama ko masih banyak ya yang sulit sekali beramal dan menyisihkan sedikit hartanya di bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah ini” tuturnya.

Kini sebagai seorang Muslim, ia pun juga mempunyai keinginan mengajak para mualaf yang lain untuk lebih giat mempelajari ilmu agama islam dan mengetahui pengetahuan yang luas tentang ajaran islam.

Sigit pun memberikan sedikit saran kepada para mualaf lain yang datang di acara diskusi ini. "Sebagai eorang mualaf kita harus benar-benar pegang teguh agama ini, janganlah kalian main-mainkan ajaran Islam ini, dan para mualaf yang lain harus tetap semangat menghadapi cobaan yang begitu sulit, apalagi setelah kita mengucap ikrar keimanan," ujarnya.
Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari
Reporter: MgROL05

Sabtu, 27 Agustus 2011

SEPUTAR KITA

image


MENDATA MOTOR PEMUDIK: Salah seorang petugas perusahaan jasa pengiriman kendaraan bermotor tengah mendata motor pemudik yang didatangkan langsung dari Jakarta, hari ini (26/8) di halaman Balai Kota Semarang. Ratusan pemudik dari Jateng ini rencana akan dilepas besok (27/8) oleh Wali Kota Soemarmo HS, kembali ke daerah asal menggunakan motor. (SM CyberNews/Hartatik)

SEPUTAR KITA


Reuni SMA Negeri 5 Semarang 


Semarang, smala, 27/8/11. ALUMNI SMAN 5 Semarang lulusan tahun 1990 akan menggelar reuni di Rumah Makan Kampung Laut, Maerokoco kompleks PRPP, pada 3 September mendatang.
Informasi diminta menghubungi koordinator :
Fisika 1-FX Hendro Prasetyo (70047754), 
Fisika 2-Irma Wulandari (081326620008), dan 
Fisika 3-Islam Sudibyo (088803984708), 
Biologi 1-Elyas Siregar (085727780926), 
Biologi 2- Tanularso (081901914199), 
Sosial 1-Banar Priyantono (08156630541 dan 
Sosial 2- Dian Laksani (08122822037). (E1-69)

Jumat, 26 Agustus 2011

SEPUTAR KITA


JELANG IDUL FITRI DENGAN 
TETAP IMAN DAN SABAR

Allahu Akbar,Allahu Akbar, Allahu Akbar,
Laa Illa ha ila Allahuu, Allahu Akbar.
Allahu Akbar walillahilhamd.

TAQOBALLAHU MINA WAMINKUM SHIYAMANAA WA SHIYAMAKUM MINAL AIDIN WAL FAIDZIN

Keluarga Besar KORAN SMALA SEMARANG, mengucapkan Selamat Menikmati dan Merayakan Idul Fitri 1432 H. Semoga Allah ta'ala melindungi, membimbing dan mempertemukan kita dengan Ramadhan di tahun-tahun mendatang. Semoga amalan kita di bulan Ramadhan tahun ini diterima Allah ta'ala aamiin

Kamis, 25 Agustus 2011

KESEHATAN

Kelebihan susu kambing

Semarang,smala,25/8/11. Minum susu adalah pelangkap gizi bagi sebagian orang yang mampu melakukannnya. Ada sebuah terobosan dan sudah lama dilakukan oleh sebagian orang di negara kita, yakni minum susu kambing.

Susu kambing dilaporkan telah banyak digunakan sebagai susu pengganti susu sapi ataupun bahan pembuatan makanan bagi bayi-bayi yang alergi terhadap susu sapi. Alergi pada saluran pencernakan bayi dilaporkan dapat berangsur-angsur disembuhkan setelah diberi susu kambing. Dilaporkan bahwa sekitar 40 persen pasien yang alergi terhadap protein susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap susu kambing. Pasien tersebut kemungkinan besar sensitif terhadap lactoglobulin yang terkandung pada susu bangsa sapi tertentu.

Diduga protein susu (-lactogloglobulin yang paling bertanggung jawab terhadap kejadian alergi protein susu. Susu kedelai sering pula digunakan sebagai salah satu alternatif pengganti susu sapi bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi. Walaupun demikian, masih terdapat sekitar 20 persen-50 persen dari bayi-bayi yang diteliti memperlihatkan gejala tidak toleran terhadap susu kedelai. Oleh sebab itu, susu kambing bubuk lebih direkomendasikan untuk susu bayi. Panas yang digunakan selama proses pengolahan susu mengurangi reaksi alergi. Denaturasi panas merubah struktur dasar protein dengan cara menurunkan tingkatan alerginya.

Susu kambing mengandung lebih banyak asam lemak berantai pendek dan sedang (C4:0-C12:0) jika dibandingkan dengan susu sapi. Perbedaan ini diduga menyebabkan susu kambing lebih mudah dicerna. Ukuran butiran lemak susu kambing lebih kecil jika dibandingkan dengan susu sapi atau susu lainnya. Sebagai gambaran ukuran butiran lemak susu kambing, sapi, kerbau, dan domba bertutur-turut adalah: 3,49, 4,55, 5,92, dan 3,30 mm.

Dari hasil penelitian Mack pada tahun 1953 disimpulkan bahwa kelompok anak yang diberi susu kambing memiliki bobot badan, mineralisasi kerangka, kepadatan tulang, vitamin A plasma darah, kalsium, tiamin, riboflavin, niacin, dan konsentrasi hemogloninnya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelompok anak yang diberi susu sapi. Disamping itu, susu kambing memiliki kapasitas bufer yang lebih baik, sehingga bermanfaat bagi penderita gangguan pencernaan.
Kandungan folic acid dan Vitamin B12 yang rendah merupakan kelemahan susu kambing. Selain kelemahan ini, susu kambing dapat dikatakan merupakan makanan yang sempurna.

Susu kambing mempunyai kandungan gizi lengkap dan baik untuk kesehatan. Makanya, susu yang sedikit manis itu menjadi pilihan bagi yang tidak bisa mengkonsumsi susu sapi (lactose intolerance). Ia rendah laktosa sehingga tidak menimbulkan diare. Keunggulan lainnya, susu kambing tidak mengandung beta-lactoglobulin. Senyawa alergen itu sering disebut sebagai pemicu reaksi alergi seperti asma, bendungan saluran pernapasan, infeksi radang telinga, eksim, kemerahan pada kulit, dan gangguan pencernaan makanan. Meski tidak membawa dampak alergi atau berisiko rendah menimbulkan alergi, jangan mengartikan susu kambing dapat dijadikan obat untuk menghilangkan reaksi alergi. Sekalipun ada beberapa kasus alergi hilang karena mengkonsumsi susu kambing. Rantai asam lemak susu kambing lebih pendek dibanding susu sapi sehingga lebih mudah dicerna dan diserap sistem pencernaan manusia. Kandungan asam kaprik dan kapriliknya mampu menghambat infeksi terutama yang disebabkan oleh cendawan candida. Susu kambing juga tidak mengandung agglutinin yaitu senyawa yang membuat molekul lemak menggumpal seperti pada susu sapi. Itu sebabnya susu kambing mudah diserap usus halus.

Selain dikonsumsi, susu kambing baik juga untuk perawatan kulit. Sabun yang terbuat dari campuran susu kambing memiliki tingkat keasaman yang menyamai kulit. Efeknya terasa lembut di kulit dan tidak menimbulkan iritasi. Beberapa penelitian melaporkan penggunaan sabun ekstrak susu kambing memulihkan kelainan kulit seperti psoriasis dan eksema.
(kr07)

sumber:
http://abaherbal.com/?p=130
http://abaherbal.com/?p=135


Rabu, 24 Agustus 2011

MENATA HATI KUATKAN IMAN


Jawaban itu ada di dalam Al Quran



oleh Andy Hermawan 


Mariiii,....... sama dan bareng nikmati dan dalami

KENAPA AKU DI UJI ???

QURAN MENJAWAB :
QS. AL ANKABUT : 2 - 3

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka di biarkan ( saja ) mengatakan : " Kami telah beriman", sedang mereka tidak di uji lagi ? dan sesungguhnya kami telah menguji orang orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang orang yang dusta.


KENAPA AKU TAK DAPAT APA YANG AKU INGINKAN ??

QURAN MENJAWAB :
QS. Al Baqarah : 216

"Boleh jadai kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Alloh mengetahui sedang kamu tidak mengetahui"



KENAPA UJIAN SEBERAT INI ??

QURAN MENJAWAB :
 QS. Al Baqarah : 286

"Alloh tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya."


KENAPA FRUSTASI ???

QURAN MENJAWAB:
QS. Al Imron : 139

" Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang orang yang beriman."


BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA???
QURAN MENJAWAB :
QS. Al Baqarah : 45

"DAn mintalah pertolongan (kepada Alloh) dengan jalan sabar dan mengerjakan Sholat ; dan sesungguhnya Sholat itu amatlah berat kecuali kepada orang orang yang khusyuk" Tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Alloh semata.



APA YANG AKU DAPAT ?

QURAN MENJAWAB :
 QS. At Taubah : 111

" Sesungguhnya Alloh telah membeli dari orang orang mukmi, diri, harta mereka dengan memberikan jannah untuk mereka..."


KEPADA SIAPA AKU BERHARAP ??

QURAN MENJAWAB :
QS. AT Taubah : 129

"Cukuplah Alloh bagiku, tidak ada Tuhan selain dari-NYA. Hanya kepada NYA aku bertawwakal"


AKU TAK SANGGUP!!!!!

QURAN MENJAWAB :
QS. YUSUF : 12

"...... Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmatb Alloh. sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Alloh melainkan kaum yang kafir"


Semoga, dapat memberi manfaat bagi kita semua,
untuk kita lebih bijak dalam mengarungi tahapan  kehidupan............

Salam,
Andy Hermawan 
Dulu sekolah di S1 Stikubank Semarang
Pernah belajar pada pak Suprihationo
Tinggal di Balapulang, Jawa Tengah, Indonesia
Dari Tegal, Jawa Tengah, Indonesia
Email : wawan_balapulang@yahoo.co.id

Selasa, 23 Agustus 2011

SEMARANG METRO

Ngenteni Dhul

Pentaskan Akustik saat Ngabuburit 

di Kampung Ramadan


Ekskul PS SMA 5 mengawali acara hiburan
Semarang23 Agustus 2011, NGABUBURIT atau menunggu waktu berbuka puasa memang bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya, seperti yang dilakukan siswa SMA 5 Semarang.


Mereka menyelenggarakan Kampung Ramadan di sekolah selama tiga hari, 19-21 Agustus 2011. Melalui cara kreatif para siswa mengemas berbagai kegiatan positif, seperti festival band akustik, nasyid, tradisional dance, bazar takjil, buku, kerajinan tangan buatan siswa, hingga bakti sosial.
Victim of Voice dari SMA N 8

Ya, acara yang sudah diadakan dua kali Ramadan ini tidak hanya melibatkan para siswa SMA 5, tetapi juga mengundang siswa-siswa dari sekolah lain. Misalnya pada parade dan lomba band akustik, SMA/SMK di luar SMA 5 sekarang bisa turut berpartisipasi, begitu juga para pengunjung lain yang hendak ngabuburit bareng di acara tersebut.
Seperti Rahmatul Hasanah (15), siswa kelas X SMA 1 Semarang itu sengaja datang ke Kampung Ramadan untuk bertemu dan berkumpul dengan kawan lama di SMP untuk menghabiskan waktu puasa serta menunggu berbuka.





''Senang bisa datang kesini, karena bisa menyambung tali silaturahmi dengan teman-teman meski beda sekolah. Apalagi dapat hiburan yang sesuai selera anak muda, sekaligus bisa buka puasa dengan berbagai menu takjil,'' ungkapnya di sela-sela menikmati parade band akustik.
Stan Kuliner kelas XII A8
Syiar dan untuk memperkuat ukhuwah umat beragama memang menjadi salah satu tujuan diselenggarakannya acara ini. Menurut Ketua Panitia Kampung Ramadan, M Panji Kusuma, pihaknya memang sengaja membuat kegiatan untuk umum. Artinya, semua dan siapa saja bisa datang ke acara tersebut, supaya sesama siswa meski di lain sekolah bisa bersilaturahmi, baik itu muslim atau nonmuslim. Di samping itu, juga dapat melatih berwirausaha bagi siswa SMA 5 yang hendak menjual makanan dan minuman untuk berbuka puasa.




Stan kuliner Rokris
''Mau berkumpul atau bertemu teman, menikmati musik-musik rohani, hingga berbuka puasa di stan-stan yang menjual takjil semua ada dan bisa dilakukan di sini,'' tuturnya.
Wakasek Kesiswaan SMA 5 Semarang Margana menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan para siswa.
Dengan mengumpulkan semua siswa dari berbagai sekolah sama saja mempererat silaturahmi mereka di Bulan Ramadan.
Stan kuliner JCC (Japanese Conversation Club)



''Bagi siswa yang membuka stan di Kampung Ramadan ini, dapat menumbuhkan ekonomi kreatif untuk mereka merintis menjadi pengusaha muda yang sukses dan juga saling mengekspresikan diri bagi yang memilih bermusik,'' katanya. (Anggun Puspita-61, Foto KR01)

zona sekolah


Kampung Ramadan di SMA N 5 Semarang

Teman-teman Rohis (Rohani Islam) SMA N 5 Semarang punya acara nih, kawan. Namanya Kampung Ramadan yang berlangsung selama tiga hari 19-21 Agustus di lapangan SMA N 5.
Menurut M. Panji Kusuma, Ketua Panitia Kampung Ramadan, ini kali kedua mereka mengadakan kegiatan setahun sekali. Ada yang berbeda di Kampung Ramadan tahun ini. Kalau tahun lalu cuma ada band akustik sebagai hiburan, tahun ini ada festival akustik se-Kota Semarang. Pesertanya berasal dari SMA-SMK di Kota Semarang, antara lain SMA N 8, SMA Kesatrian 1, SMA N 14, SMK N 5, SMK Teuku Umar dan SMK N 6. Wuih, seru deh!
Selain, festival akustik masih ada bazar, sodakoh dan buka bersama anak-anak Panti Asuhan Al-Khafi. Nah, buat stan bazar, panitia menyediakan 18 stan yang boleh disewa oleh perwakilan, kelas, ekstrakurikuler, guru, bahkan pihak dari luar. Kebanyakan sih, mereka menjual makanan dan minuman buat berbuka, tapi ada juga lho yang menjual jasa gambar wajah hingga menjual baju. Komplit lah! Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di lapangan makin ramai. Pengunjung yang nggak cuma berasal dari siswa SMA N 5 pun makin semangat berburu makanan.
Di hari terakhir, Minggu 21 Agustus Rastaline dan Goodmorning Everyone hadir sebagai guest star. Asyik!! Makin ramai saja nih, apalagi ada pengumuman pemenang festival lomba akustik. Juara 1 Fair Play dari SMA Kesatrian 1, Juara 2 Accoustic at School dari SMA Kesatrian 1 dan Juara Favorit diraih oleh Victim of Voice dari SMA N 8. Sipp..deh!
Foto: Rizki

Senin, 22 Agustus 2011

WARTA KAMPUS

Lomba Cerdas Cermat
BAHAYA DAMPAK NIKOTIN BAGI SISWA SMA/SMK KOTA SEMARANG TAHUN 2011



Kepala SMA 5 Semarang, Drs.Waino S,S.Pd,M.Pd
Semarang,smala, 22/8/11. Bertempat di Aula SMA Negeri 5 Semarang, pagi ini dimulai pukul 09.00 diselenggarakan Lomba Cerdas Cermat Bahaya Dampak Nikotin Bagi Siswa SMA/SMK Kota Searng tahun 2011. Lomba dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang

Pada kesempatan kali ini  lomba diikuti oleh 5 SMA dan 5 SMK negeri/swasta, masing-masing yaitu: SMK Negeri 1, SMK Negeri 4, SMK Negeri 7, SMK Penerbang, SMK Texmaco, SMA Negeri 3, SMA negeri 5, SMA Negeri 6, SMA Islam Sultan Agung I, dan SMA Kesatrian 1 Semarang. Setiap delegasi mengirimkan 10 orang siswa terbaiknya.

Penyelenggaraan LCC  ini untuk menumbuhkan kesadaran dan pemahaman sehingga para siswa tidak mencoba atau melakukan kegiatan merokok, karena dampaknya sangat berbahaya baik bagi dirinya sendiri maupun lingkungannya, demikian dipaparkan oleh Drs.Waino S,S.Pd, M.Pd selaku tuan rumah penyelenggaraan lomba tersebut.

Delegasi SMA Kota Semarang
Setelah menyelesaikan seluruh pertanyaan tertulis,maka sampailah pada saat yang dinanti, yakni pengumuman hasil lomba. Pemenang LCC tingkat Kota Semarang berhak mewakili ke tingkat Provinsi Jawa Tengah. Hasil penilaian dewan juri memutuskan SMK Negeri 7 Semarang sebagai peringkat I dengan nilai 215, pada peringkat II ditempati SMA Negeri 5 Semarang dengan nilai 206, dan peringkat III ditempati oleh SMA Negeri 3 Semarang dengan nilai 175.

Delegasi SMK Kota Semarang
Meski tidak ada tropi yang diberikan, kepada pemenang dapat mengambil piagamnya di Kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang.  Semua peserta mendapatkan ganti beaya transportasi menuju ke tempat lomba dan roti untuk berbuka puasa nanti sore. Selamat kepada para pemenang. (KR01)
.

Minggu, 21 Agustus 2011

WARTA KAMPUS


UJIAN SELEKSI MASUK STAN

Semarang, smala, 21/8/11. Hampir 800an peserta seleksi menempati ruang ujian di lokasi SMA 5 Semarang. Mereka datang dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Tengah. Seleksi kali ini bertepatan di bulan Ramadhan, bermakna benar-benar seleksi, karena yang tidak tahan uji pasti akan tidak hadir (mungkin kesiangan).

Peserta mengerjakan dua mata uji, yaitu Tes Potensi Akademik (TPA) dan Bahasa Inggris. Seluruh rangkaian ujian dimulai pukul 07.00 dan berakhir pukul 11.30 WIB.


PENGUMUMAN HASIL UJIAN SARINGAN MASUK STAN 2011
Satu langkah besar telah Anda lalui dengan seksama, berupa ujian saringan masuk stan 2011. Saat-saat yang Anda nantikan yang begitu mendebarkan segera hadir didepan mata, berupa Pengumuman Hasil Ujian Tes TPA dan Bahasa Inggris. Tiada lagi yang bisa Anda upayakan selain doa dan amal kebajikan untuk menanti hasil tes yang diharapkan, pada tanggal 29 September 2011.

Siapkan diri dengan sebaik-baiknya menghadapi Assesment Tes danBahasa Inggris pada bulan Oktober 2011. Berikan porsi lebih untuk mempelajari materi Bahasa Inggris, karena banyak yg gugur di bagian ini

SANG MUALAF


Prof James Frankel:Mempelajari Pergerakan Matahari untuk Menentukan Imsak dan Magrib

Sabtu, 20 Agustus 2011 16:57 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Setelah ucapan teman yang membuatnya sangat shock, James Frankel mengontak sahabatnya itu dan memintanya mengirimkan beberapa literatur mengenai pengenalan Islam dan kehidupan seorang Muslim.
Mansour mengirimkan beberapa buku dan satu buku yang memiliki pengantar yang sangat bagus, baik tentang kepercayaan dalam Islam dan Rukun Islam. Dari buku tersebut James belajar tentang shalat, bagaimana mengucapkan syahadat, dan bagaimana berwudhu.

Kemudian James belajar shalat. James merasa dirinya menjadi Muslim kloset karena ia harus kucing-kucingan dengan keluarganya ketika melaksanakan shalat. Bahkan melaksanakan puasa di bulan Ramadhan pun ia lakukan sendiri. Ia melihat pergerakan matahari untuk menentukan waktu imsak dan berbuka. “Saya mencari tahu kapan matahari terbit dan tenggelam,” ujarnya dalam onislam.net.

Begitulah kehidupannya selama 6-8 bulan pertama sebagai seorang Muslim. Petunjuknya hanyalah Alquran dan buku yang diberi temannya. Selama itu ia mempelajari segalanya tentang Islam sendiri. James belum memberitahu keluarganya mengenai keputusannya memeluk Islam. Namun pada suatu malam ia berkata pada keluarganya ia membaca Alquran. Dan keluarganya berkata padanya, “Ya kami dapat melihat kau membawanya kemana-mana,”

Reaksi ibu James mendengar anaknya menjadi seorang Muslim sangatlah keras. Ia menangis dan bertanya pada ayah James. Ia terus berucap bagaimana hal ini bisa terjadi pada keluarganya. Namun ayahnya lebih tenang menanggapi hal tersebut dan mungkin ia berpikir, “Anakku adalah seorang komunis ketika ia berumur 13 dan ia seorang skinhead ketika ia berumur 16 tahun. Ia telah melewati banyak fase dan mungkin ini adalah fase lain,”

Tentu saja hal ini merupakan fase penting dalam diri James. Dan ini bukanlah fase yang akan ia lewati begitu saja. Tahun pertama merupakan tahun yang sulit bagi James karena sulitnya berkomunikasi dengan orangtuanya mengenai hal itu. Akan tetapi perlahan-lahan orangtuanya mulai mengertia dan menerima hal tersebut.

Islam telah membuat James menjadi orang yang lebih baik. Awalnya sang ibu takut James akan menjadi seorang monster ketika menganut Islam. Namun Islam tentunya telah membuatnya menjadi seseorang yang berbeda. “Setiap orang memiliki jalan yang berbeda-beda,” kata dia.

Dan hal ini pun telah mempengaruhi karirnya. Ia tidak akan pernah tahu apakah ia akan menjadi seorang profesor seperti saat ini apabila ia tidak menjadi seorang Muslim. Perjalanannya menemukan Tuhan sudah terbilang sekitar dua puluh tahun. “Dan hanya Allah yang tahu kapan perjalanan ini akan berakhir,”
Redaktur: taufik rachman
Reporter: C02

Sabtu, 20 Agustus 2011

KESEHATAN

MANFAAT TEH HIJAU




Bila dibandingkan dengan jenis minuman lain, teh ternyata lebih banyak manfaatnya. Minuman ini bisa mencegah atau membantu penyembuhan penyakit ringan sejenis influenza hingga yang berat macam kanker. Jenis tehnya juga bisa dipilih menurut selera masing-masing.

Berikut ini adalah 27 macam manfaat teh hijau yang didasarkan pada berbagai hasil penelitian.
1. Dapat mencegah dan menurunkan tekanan darah tinggi
2. Mencegah timbulnya kadar gula darah yang tinggi
3. Menurunkan kadar kolesterol
4. Menurunkan resiko terkena berbagai penyakit hati
5. Menurunkan resiko terkena stroke
6. Membantu tubuh dalam melawan virus (seperti virus influenza)
7. Dapat menghambat penurunan fungsi syaraf
8. Memperbaiki fungsi kognitif
9. Bermanfaat bagi kesehatan gusi
10. Mencegah sesak nafas
11. Mengurangi stress
12. Menghilangkan kelelahan dan keletihan
13. Mampu mencegah timbulnya penyakit kanker
14. Mampu mengendalikan pertumbuhan tumor
15. Membantu penyembuhan penyakit kanker
16. Membantu menurunkan berat badan
17. Mengurangi resiko timbulnya radang sendi dan reumatik
18. Berfungsi sebagai anti radang tenggorokan
19. Mencegah osteoforosis
20. Mencegah timbulnya alergi
21. Melindungi lever
22. Mencegah hepatitis
23. Membantu menghalangi penyebaran virus HIV
24. Mengurangi bahaya merokok
25. Memperlambat penuaan
26. Baik dikonsumsi untuk penderita diabetes
27. Mampu mencegah keracunan makanan

Dengan begitu, teh bagus dikonsumsi bagi orang yang berdiet atau yang ingin mempertahankan berat badan. Coba konsumsi teh hijau sekitar 4 cangkir per hari. Itu dapat membakar lebih dari 80 kalori yang tertimbun di tubuh.
tidak ada salahnya bukan apabila kita mengonsumsi teh setiap hari, ditambah dengan harga teh yang relatif murah. mari biasakan minum teh :)
 (KR07)


http://www.nahninu.com/Articles/Blog/88/27-Manfaat-Teh-Hijau-Bagi-Kesehatan.html
http://premasai.wordpress.com/2007/10/22/8-manfaat-minum-teh/

Jumat, 19 Agustus 2011

WARTA KAMPUS



KAMPOENG RAMADHAN  SERI 2

Semarang, smala, 19/8/2011, Untuk kedua kalinya ROHIS SMALA  kembali menggelar kegiatan kewirausahaan di bulan Ramadhan tahun ini di kampus SMALA. Nuansa yang disajikan sedikit berubah dibanding tahun lalu. Tetap dengan tajuk Kampoeng Ramadhan, Kegiatan kali ini  ditargetkan akan melebihi sukses serial pertama tahun lalu. 

Ingin tahu acaranya ?, simaklah leaflet berikut ini, tak hanya itu Anda pun harus hadir membuktikan kemeriahannya ngabuburit ala Rohis SMALA dengan Kampoeng Ramadhan 1432 Hijriyah yang akan digelar di kampus SMALA sejak 19 agustus sampai 21 agustus setiap sore. Pembukaan acara dan kemeriahan kegiatan kampoeng Ramadhan akan dipublikasikan oleh KORAN SMALA, TV Swasta dan Media cetak yang terbit di kota Semarang ini. Selamat menikmati sajian menu ramadhan di Kampoeng Ramadhan SMA Negeri 5 Semarang. (KR01)

Andre Wira Pambudi


MENATA HATI KUATKAN IMAN


Doa di Malam Al-Qadar


Ini adalah salah satu doa di malam-malam Al-Qadar: malam ke 19, 21, dan ke 23 Ramadhan.

بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد

Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad wa âli Muhammad

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

اَللَّهُمَّ اِنِّي اَمْسَيْتُ لَكَ عَبْداً دَاخِراً
Allâhumma innî amsaytu laka ‘abdan dâkhiran,
Ya Allah, malam ini aku datang kepada-Mu sebagai hamba yang hina

لاَ اَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعاً وَلاَ ضَرّاً، وَلاَ اَصْرِفُ عَنْهَا سُوْءاً،
lâ amliku linafsî naf’an wa lâ dharrâ, wa lâ ashrifu ‘anhâ sûan,
yang secara pribadi tak punya kemampuan
untuk memberi manfaat dan mudharrat
dan tak mampu menyingkirkan keburukan dari diriku

اَشْهَدُ بِذَلِكَ عَلَى نَفْسِي، وَاَعْتَرِفُ لَكَ بِضَعْفِ قُوَّتِي، وَقِلَّةِ حِيْلَتِي،
Asyhadu bidzâlika ‘alâ nafsî, wa a’tarifu laka bidha’fi quwwatî wa qillati hîlatî
Dengan semua itu aku bersaksi atas diriku,
aku mengakui di hadapan-Mu tentang kelemahanku dan ketidakberdayaanku,

فَصَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ،
Fashalli ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad
sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad,

وَاَنْجِزْ لِي مَا وَعَدْتَنِي وَجَمِيْعَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنَ الْمَغْفِرَةِ فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ،
wa anjizlî mâ wa’adtanî wa jamî’al mu’minîna wal mu’minât
minal maghfirati fî hâdzihil laylah
karuniakan  padaku malam ini ampunan dari-Mu
sebagaimana telah Kau janjikan padaku, pada kaum mukminin dan mukminat

وَاَتْمِمْ عَلَيَّ مَا آتَيْتَنِي
wa atmim ‘alayya mâ ataytanî
sempurnakan padaku apa yang telah Kau karuniakan  padaku

فَاِنِّي عَبْدُكَ الْمِسْكِيْنُ الْمُسْتَكِيْنُ الضَّعِيْفُ الْفَقِيْرُ الْمَهِيْنُ.
fainnî ‘abdukal miskînul mustakîn, adhdha’îful faqîrul mahîn
karena aku adalah hamba-Mu yang miskin dan papa, lemah, fakir dan hina.

اَللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْنِي نَاسِياً لِذِكْرِكَ فِيْمَا اَوْلَيْتَنِي،
Allâhumma lâ taj’alnî nâsiyan lidzikrika fîmâ awlaytanî
Ya Allah, jangan biarkan aku lalai untuk  mengingat-Mu,
dalam pertolongan yang telah Kau berikan,

وَلاَ لاِِحْسَانِكَ فِيْمَا اَعْطَيْتَنِي،
wa lâ li-ihsânika fîmâ a’thaytanî
dan kebaikan yang telah Kau anugerahkan.

وَلاَ آيِسًا مِنْ اِجَابَتِكَ وَاِنْ اَبْطَأَتَ عَنِّي،
wa lâ âyisan min ijâbatika wa in abtha’ta ‘anni
Jangan jadikan aku
orang yang putus asa dari ijabah-Mu walaupun Kau menundanya

فِي سَرَّاءَ اَوْ ضَرَّاءَ، اَوْ شِدَّةٍ اَوْ رَخَاءٍ،
fî sarra’ aw dharra’ aw syiddatin aw rakhâ’
dalam suka atau duka, bahagia atau derita,

اَوْ عَافِيَةٍ اَوْ بَلاَءٍ، اَوْ بُؤْسٍ اَوْ نَعْمَاءَ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ
aw ‘âfiyatin aw bala’, aw bu’sin aw na’mâ’, innaka samî’ud du’â’.
dalam keselamatan atau bencana, sengsara atau kenikmatan
sesungguhnya Engkau Yang Maha Mendengar doa
(Mafâtihul Jinân: bab 2, pasal 3)

Secara lengkap Amalan dan Doa2 di Malam Al-Qadar, download di sini
 

Wassalam
Syamsuri Rifai

Last Updated on Friday, 19 August 2011 04:55