Kamis, 01 Agustus 2013

KAMPOENG RAMADHAN


Bulan ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu kedatangannya oleh umat muslim sedunia. Bulan Ramadhan memiliki beberapa keistimewaan yaitu adanya peristiwa turunnya Alqur’an, malam Lailatul Qadar, pahala dilipat gandakan dan dosa-dosa diampuni. Sepanjang bulan ini pemeluk agama Islam melakukan serangkaian aktivitas keagamaan termasuk di dalamnya berpuasa, salat tarawih, peringatan turunnya Alquran, mencari malam Lailatul Qadar, memperbanyak membaca Alquran dan kemudian mengakhirinya dengan membayar zakat fitrah dan rangkaian perayaan Idul Fitri. Kegiatan di bulan ramadhan bisa dimanfaatkan sebagai sarana mempererat tali silaturrahmi sesama muslim. Berbagai kegiatan diadakan untuk memeriahkan datangnya bulan ramadhan tetapi tidak dengan melupakan makna ramadhan itu sendiri. Karena keistimewaan bulan ini, berbagai sekolah berlomba-lomba mengadakan acara penting pada bulan ramadhan.
Rohani Islam di SMA Negeri 5 Semarang adalah salah satunya. Rohani Islam SMA Negeri 5  Semarang memanfaatkan bulan ramadhan dengan mengadakan berbagai acara menarik. Acara itu meliputi Pesantren Kilat dan Bazar Kampoeng Ramadhan. Acara ini menjadi program tahunan bagi pengurus Rohani Islam di SMA Negeri 5 Semarang. Banyak remaja yang menghabiskan waktunya di bulan ramadhan hanya sekedar untuk kumpul bersama teman sampai larut malam. Mereka tidak mengetahui keistimewaan dari bulan ramadhan itu sendiri. Nah dari sinilah pengurus Rohis SMA Negeri 5 Semarang mengadakan acara tersebut. Tema dari acara tahun ini adalah Kampoeng Ramadhan sehingga diciptakannya acara yang berkonsep kampungnya ramadhan. Oleh karena itu acara ini memiliki khas tersendiri. Kampoeng Ramadhan 2013 ini mempunyai judul “Ramadhan enlightens your way to heaven (Ramadhan menerangi jalanmu ke surga).”
           Tujuan diadakan acara ini antara lain sebagai wujud dedikasi pengurus Rohis untuk mengembangkan dakwah secara edukatif, inovatif, dan kreatif. Juga untuk membentuk karakter kemandirian siswa, meningkatkan jiwa kerohanian, serta melatih kerjasama antar siswa. Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari kepala SMA Negeri 5 Semarang. “Saya sangat bangga dengan kegiatan Rohis terutama pada kegiatan Kampoeng Ramadhan sebagai wujud menyemarakkan Ramadhan setiap tahunnya. Acara ini diharapkan bisa menjadikan siswa SMA Negeri 5 Semarang lebih memahami nilai-nilai Islam. Dengan acara ini kita juga makin dekat dengan masyarakat terutama yang kurang beruntung melalui progam buka puasa bersama anak yatim dan bakti sosial. Saya sangat berharap semoga acara ini dapat dilestarikan jangan sampai punah dan dapat terus berkembang.” Ucap bapak Waino selaku kepala SMA Negeri 5 Semarang dalam pidatonya saat pembukaan acara.
            Tahun ini bazar Kampoeng Ramadhan yang merupakan event ke empat juga dihadiri oleh alumni SMA Negeri 5 Semarang dari angkatan tahun 2009 hingga angkatan tahun 2013 untuk berbuka bersama sekaligus menyapa guru-guru dan adik kelas mereka. Bazar yang diadakan tanggal 26 dan 27 Juli ini diikuti oleh 16 stand baik dari siswa SMA Negeri 5 Semarang sendiri maupun dari luar sekolah. Dalam bazar ini juga diadakan festival da’i muda, dan parade musik religi dari siswa SMA Negeri 5 Semarang juga dari bintang tamu yaitu I5 Voice. Yang menarik dari acara ini adalah bagaimana cara pengurus Rohis menggali dana untuk menyelenggarakan event terbesar mereka dan berpikir untuk menjadikan event tahun ini jauh lebih baik dari tahun lalu, juga kreasi dakwah siswa saat tampil di panggung serta metode unik dari siswa yang berjualan ta’jil dalam memasarkan produknya.

          
  Pengurus dan pembina Rohis, serta pihak sekolah akan selalu bekerjasama membuat acara ini terus berkembang menjadi lebih menarik dari tahun ke tahun. (A.N.K.12) 

Sabtu, 02 Februari 2013

PERLU KITA KETAHUI




MAHATMA GANDHI (Komentar mengenai karakter Muhammad di YOUNG INDIA ):

Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia… Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya. Semua ini (dan bukan pedang ) menyingkirkan segala halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung.

Sir George Bernard Shaw (The Genuine Islam,’ Vol. 1, No. 8, 1936.)

Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris bahkan Eropa – beberapa ratus tahun dari sekarang, Islam-lah agama tersebut.” Saya senantiasa menghormati agama Muhammad karena potensi yang dimilikinya. Ini adalah satu-satunya agama yang bagi saya memiliki kemampuan menyatukan dan merubah peradaban. Saya sudah mempelajari Muhammad sesosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-kristus, dia harus dipanggil ’sang penyelamat kemanusiaan’ Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia:

Ramalanku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini. Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan d atang.

Dia adalah Muhammad (SAW). Dia lahir di Arab tahun 570 masehi, memulai misi mengajarkan agama kebenaran, Islam (penyerahan diri pada Tuhan) pada usia 40 dan meninggalkan dunia ini pada usia 63. Sepanjang masa kenabiannya yang pendek (23 tahun) dia telah merubah Jazirah Arab dari paganisme dan pemuja makhluk menjadi para pemuja Tuhan yang Esa, dari peperangan dan perpecahan antar suku menjadi bangsa yang bersatu, dari kaum pemabuk dan pengacau menjadi kaum pemikir dan penyabar, dari kaum tak berhukum dan anarkis menjadi kaum yang teratur, dari kebobrokan kekeagungan moral. Sejarah manusia tidak pernah mengenal tranformasi sebuah masyarakat atau tempat sedahsyat ini €” dan bayangkan ini terjadi dalam kurun waktu hanya sedikit di atas DUA DEKADE.”

MICHAEL H. HART (THE 100: A RANKING OF THE MOST INFLUENTIAL PERSONS IN HISTORY, New York, 1978)

Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan teratas mungkin mengejutkan semua pihak, tapi dialah satu-satunya orang yang sukses baik dalam tataran sekular maupun agama. (hal. 33). Lamar tine, seorang sejarawan terkemuka menyatakan bahwa: Jika keagungan sebuah tujuan, kecilnya fasilitas yang diberikan untuk mencapai tujuan tersebut, serta menakjubkannya hasil yang dicapai menjadi tolok ukur kejeniusan seorang manusia; siapakah yang berani membandingkan tokoh hebat manapun dalam sejarah modern dengan Muhammad?

Tokoh-tokoh itu membangun pasukan, hukum dan kerajaan saja. Mereka hanyalah menciptakan kekuatan-kekuatan material yang hancur bahkan di depan mata mereka sendiri. Muhammad bergerak tidak hanya dengan tentara, hukum, kerajaan, rakyat dan dinasti, tapi jutaan manusia di dua per tiga wilayah dunia saat itu; lebih dari itu, ia telah merubah altar-altar pemujaan, sesembahan, agama, pikiran, kepercayaan serta jiwa… Kesabarannya dalam kemenangan dan ambisinya yang dipersembahkan untuk satu tujuan tanpa sama sekali berhasrat membangun kekuasaan, sembahyang-sembahya ngnya, dialognya dengan Tuhan, kematiannnya dan kemenangan-kemenang an (umatnya) setelah kematiannya; semuanya membawa keyakinan umatnya hingga ia memiliki kekuatan untuk mengembalikan sebuah dogma.

Dogma yang mengajarkan ketunggalan dan kegaiban (immateriality) Tuhan yang mengajarkan siapa sesungguhnya Tuhan. Dia singkirkan tuhan palsu dengan kekuatan dan mengenalkan tuhan yang sesungguhnya dengan kebijakan. Seorang filsuf yang juga seorang orator, apostle (hawariyyun, 12 orang pengikut Yesus-pen.), prajurit, ahli hukum, penakluk ide, pegembali dogma-dogma rasional dari sebuah ajaran tanpa pengidolaan, pendiri 20 kerajaan di bumi dan satu kerajaan spiritual, ialah Muhammad. Dari semua standar bagaimana kehebatan seorang manusia diukur, mungkin kita patut bertanya: adakah orang yang lebih agung dari dia?”

(Lamar tine, HISTOIRE DE LA TURQUIE, Paris, 1854, Vol. II, pp 276-277)

“Dunia telah menyaksikan banyak pribadi-pribadi agung. Namun, dari orang orang tersebut adalah orang yang sukses pada satu atau dua bidang saja misalnya agama atau militer. Hidup dan ajaran orang-orang ini seringkali terselimuti kabut waktu dan zaman. Begitu banyak spekulasi tentang waktu dan tempat lahir mereka, cara dan gaya hidup mereka, sifat dan detail ajaran mereka, serta tingkat dan ukuran kesuksesan mereka sehingga sulit bagi manusia untuk merekonstruksi ajaran dan hidup tokoh-tokoh ini.

Tidak demikian dengan orang ini. Muhammad (SAW) telah begitu tinggi menggapai dalam berbagai bidang pikir dan perilaku manusia dalam sebuah episode cemerlang sejarah manusia. Setiap detil dari kehidupan pribadi dan ucapan-ucapannya telah secara akurat didokumentasikan dan dijaga dengan teliti sampai saat ini. Keaslian ajarannya begitu terjaga, tidak saja oleh karena penelusuran yang dilakukan para pengikut setianya tapi juga oleh para penentangnya. Muhammad adalah seorang agamawan, reformis sosial, teladan moral, administrator massa, sahabat setia, teman yang menyenangkan, suami yang penuh kasih dan seorang ayah yang penyayang – semua menjadi satu. Tiada lagi manusia dalam sejarah melebihi atau bahkan menyamainya dalam setiap aspek kehidupan tersebut – hanya dengan kepribadian seperti dialah keagungan seperti ini dapat diraih.”


Selasa, 22 Januari 2013

PUISI SAYA

TAK MUDAH
oleh: Anandya

Mengintip asa sekedar berharap
Bayangmu diambang senja
Pelukku berjatuhan
Tersapu kering deru angin
Menggoyak sepi terluka
Perasaan teramat dalam
Coretan rindu bersulam bintang
Goresan senyummu
Penantian makin terbata


Merobek malam menoreh seribu duka
Tak semudah menghitung titik hujan
Disudut hati kelam beku
Tertancap angan
Coba mengais sisa hati
Hancur berbaur debu
Hanya bayang ku dapat
Tinggal sunyi kusam
Jejak pengharapan tak berkesudahan



A.N.K.12